Lagi balesin postingan yang lewat di beranda orang nanya yang butuh jawaban serius dan butuh pertimbangan ekstra. Tiba-tiba, nemypil nih 1 anak bernama Nur Syarifudin yang saya duga ini akun cloningan dan second akun karena locked profile dan friendlist gak sesuai dengan keaktifannya di FB seperti screenshot ini
Yang bikin kesel tuh dengan netizen Indonesia di sosmed ya begini. Generasi Chat GPT menganggap tulisan orang yang panjang dan menguraikan penjelasan dengan EYD dan tanda baca yang tepat disangka hasil GPT atau AI Lain, padahal hasil tulisan apa yang ada dipikiran.
Jujur kadang suka gak habis pikir dengan orang yang model begini, hanya karena ia orang yang males baca tulisan panjang dan gak biasa nulis panjang-panjang maka suudzonnya tulisan panjang itu adalah hal yang tidak mungkin dilakukan manusia normal, padahal, tidak begitu, dengan orang yang hobby mengetik, atau punya banyak ide, maka menulis panjang itu bukan hal yang sulit, apalagi orang yang WPM (word per minute) nya tinggi diatas 100 WPM, maka apa yang diomongkan bisa saat itu juga diubah jadi tulisan sama seperti orang ngedikte di pengadilan, atau jurnalistik, dimana apa yang dikatakan oleh sumber maka secepat itu juga berubah jadi tulisan.
Sebagai Informasi, saya yang memang hidup di dunia tulisan bahkan punya dedicated keyboard portable yang selalu saya bawa dimanapun saya berada, jadi begitu pingin balesin komen atau ngetik panjang, atau nyicip bikin buku ya tinggal satset.
Selain diatas, ada banyak metode lain yang saya gunakan untuk mengetik cepat terutama jika tidak menggunakan dedicated keyboard seperti disaat dalam keadaan khusus, tekniknya menggunakan Swype, geser-geser jadi kata dan kalimat, bahkan kalau apa yang akan diketik tidak perlu dimodifikasi maka saya menggunakan metode transkrip voice to teks (TTS).
Jadi, harapan kami para penulis serius yang panjang lebar, stop judge orang nulis panjang dengan ejaan yang benar dengan tuduhan GPT atau AI, padahal anda belum merasakan begitu enaknya ngeforum atau diskusi serius seperti di forum-forum luar yang nanyanya jelas, jawabannya juga jelas. Gak sekalian tuh tulisan di forum luar jawab dengnan tuduhan GPT
Jujur kadang suka gak habis pikir dengan orang yang model begini, hanya karena ia orang yang males baca tulisan panjang dan gak biasa nulis panjang-panjang maka suudzonnya tulisan panjang itu adalah hal yang tidak mungkin dilakukan manusia normal, padahal, tidak begitu, dengan orang yang hobby mengetik, atau punya banyak ide, maka menulis panjang itu bukan hal yang sulit, apalagi orang yang WPM (word per minute) nya tinggi diatas 100 WPM, maka apa yang diomongkan bisa saat itu juga diubah jadi tulisan sama seperti orang ngedikte di pengadilan, atau jurnalistik, dimana apa yang dikatakan oleh sumber maka secepat itu juga berubah jadi tulisan.
Sebagai Informasi, saya yang memang hidup di dunia tulisan bahkan punya dedicated keyboard portable yang selalu saya bawa dimanapun saya berada, jadi begitu pingin balesin komen atau ngetik panjang, atau nyicip bikin buku ya tinggal satset.
Selain diatas, ada banyak metode lain yang saya gunakan untuk mengetik cepat terutama jika tidak menggunakan dedicated keyboard seperti disaat dalam keadaan khusus, tekniknya menggunakan Swype, geser-geser jadi kata dan kalimat, bahkan kalau apa yang akan diketik tidak perlu dimodifikasi maka saya menggunakan metode transkrip voice to teks (TTS).
Jadi, harapan kami para penulis serius yang panjang lebar, stop judge orang nulis panjang dengan ejaan yang benar dengan tuduhan GPT atau AI, padahal anda belum merasakan begitu enaknya ngeforum atau diskusi serius seperti di forum-forum luar yang nanyanya jelas, jawabannya juga jelas. Gak sekalian tuh tulisan di forum luar jawab dengnan tuduhan GPT
